Banyak pihak sudah memberikan dukungan kepada upaya penguatan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Salah satunya adalah Inisiatif Kemitraan untuk Pertumbuhan Hijau dan Tujuan Global 2030 (Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030) atau yang dikenal dengan P4G. Belum lama ini, seperti diberitakan laman Bappenas, P4G memberikan dukungan pendanaan untuk tiga inovasi kemitraan dalam pembangunan berkelanjutan. Ketiga dukungan pendanaan tersebut adalah:

  • Women’s Livelihood Bond SeriesSolusi keuangan inovatif berbasis pasar yang dirancang untuk memobilisasi permodalan dalam rangka pemberdayaan perempuan. Kemitraan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 491.000.
  • Halving Food Loss and Waste by Leveraging Economic Systems (FLAWLESS): pengembangan, pengujian, dan implementasi model yang layak secara komersial dan akan menghasilkan keuntungan finansial dengan mengurangi limbah makanan. Kemitraan ini mendapatkan pendanaan sebesar USD 826.000.
  • Getting to Zero CoalitionKemitraan ini berupaya untuk mendorong beroperasinya kapal pengangkutan tanpa emisi pada 2030 yang akan mendukung perdagangan internasional. Kemitraan ini menerima pendanaan sebesar USD 530.000.

Kementerian Bappenas berharap bahwa inovasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan terus bisa dikembangkan oleh banyak pihak di Indonesia, termasuk dalam rangka pemulihan ekonomi Indonesia setelah covid-19.

P4G atau Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030 telah berinvestasi pada lebih dari 50 proyek kemitraan publik-swasta di berbagai negara berkembang. P4G merupakan kemitraan kolaboratif antara 12 negara anggota: Banglades, Chili, Kolombia, Denmark, Etiopia, Indonesia, Kenya, Meksiko, Belanda, Republik Korea, Afrika Selatan, dan Vietnam. P4G didanai oleh pemerintah Denmark dan Belanda, serta dioperasionalisasikan di World Resources Institute. Organisasi mitra lain yang terlibat antara lain, C40 Cities, Global Green Growth Institute, International Finance Corporation, United Nations Global Compact, dan the World Economic Forum. (Admin. Sumber: www.bappenas.go.id)