CSR atau Corporate Social Responsibility merupakan tanggung jawab sosial (dan lingkungan) perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan hidup yang terdampak oleh intervensi perusahaan. Kebijakan CSR diatur dalam UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas dan PP No. 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Di sejumlah provinsi terdapat Peraturan Daerah yang mengatur kebijakan ini.

Meskipun sudah ada payung hukum yang mengatur tentang CSR ini, namun belum secara tegas memberikan batasan berapa besar kontribusi perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan hidup di sekitarnya. UU No. 40/2007 dan PP No. 47/2012 hanya menyebutkan istilah: memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

Namun demikian, terdapat sejumlah standar internasional lainya yang mengatur tentang CSR secara lebih detail bagaimana sektor swasta bertanggung jawab terhadap dampak sosial dan lingkungan. Diantara standar-standar tersebut adalah IFC Performance Standards, ISO 26000, GRI sustainability reporting, dan lain-lain.

Salah satu lokasi tanaman pertanian organik di CSR Center PT Antam Sanggau

Meskipun tidak ada aturan hukum yang tegas tentang CSR ini, namun sejumlah BUMN sudah mempunyai program CSR yang cukup bagus di lapangan. Akhir Nopember 2020, Direktur Rumah Indonesia Berkelanjutan Dr. Cand. Yusdi Usman bersama tim Gubernur Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke CSR Centre PT Antam di Sanggau, Kalimantan Barat. Kunjungan ini sekaligus dalam rangka penelitian untuk penguatan desa di Kalimantan Barat dan bagaimana CSR berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan desa. Secara umum, PT Antam sudah menggunakan standar-standar nasional dan internasional dalam merespon dampak sosial dan lingkungan, termasuk bagaimana mengarusutamakan indikator-indikator SDGs.

Kolam ikan CSR Center Antam sebagai lokasi belajar masyarakat

Dalam kunjungan ke PT Antam Sanggau tersebut, Dr. Cand. Yusdi Usman bertemu dengan sejumlah tim senior dari Divisi CSR PT Antam Sanggau, antara lain Bapak Muhammad Rusdan, Ibu Widya, dan Bapak Parjono. Dalam kesempatan ini, Bapak Parjono menemani tim berkunjung ke CSR Centre Antam, dimana berbagai demplot pertanian dan peternakan organik dikembangkan disini sebagai tempat belajar masyarakat dan kelompok tani di wilayah ini. (Admin)